Data Pengunjung

Gambar 1

menyambung.blogspot.com

Gambar 2

menyambung.blogspot.com

Gambar 3

menyambung.blogspot.com

Gambar 4

menyambung.blogspot.com

Gambar 5

menyambung.blogspot.com

Klik sponsor untuk close

Selasa, 10 Mei 2011

Gary Thuerk, Orang Pertama yang Menyebarkan SPAM di Internet



Gary Thuerk, Marketing Manager dari Digital Equipment Corporation (DEC), sebuah perusahaan komputer asal Amerika, pada 3 Mei 1978 ingin menyiarkan kabar seputar penjualan perdana komputer terbaru perusahaannya di Los Angeles dan San Mateo, California.

Atas sepengetahuan Carl Gartley, pemilik akun email yang dipinjam Thuerk, ia mengirimkan spam pertama ke jaringan komputer sejumlah unversitas dan lembaga pemerintahan yang dikenal dengan ARPAnet, yang merupakan nenek moyang jaringan Internet.

Saat itu, terdapat ribuan orang yang terhubung ke jaringan ARPAnet, dan sebagian besar dari mereka adalah ilmuwan komputer.

Thuerk sendiri bermaksud untuk mengirimkan email undangan bagi seluruh 400 anggota ARPAnet yang tinggal di kawasan pesisir barat Amerika Serikat.

Namun, bukannya mengirimkan email bagi tiap anggota itu satu per satu, seperti yang merupakan prosedur standar ketika itu, ia memutuskan untuk mengirimkan satu email saja ke seluruh 400 orang itu.

Sontak, langkah yang diambil Thuerk menyulut emosi komunitas ilmuwan yang tergabung dalam jaringan ARPAnet. Namun, upaya Thuerk membuahkan hasil, sejumlah korban yang ia kirimi ‘spam pertama di seluruh dunia’ itu akhirnya membeli produk yang dijual perusahaannya. Bahkan, dikutip dari Computer World, 6 Mei 2011, penjualan akibat spam itu mencapai nilai 13 sampai 14 juta dolar AS.

‘Kejahatan’ yang dilakukan Thuerk itu diabadikan dalam sebuah tayangan di jaringan televisi CBC bertajuk “SPAM: The Documentary.” Selain itu, ‘inovasi’ yang dibuat oleh Thuerk ini juga membuatnya tercatat dalam Guinness World Records sebagai bapak para spammer.

Saat ia melakukan apa yang ia perbuat ketika itu, Thuerk tidak menyadari bahwa tindakannya merupakan salah satu tindakan yang mengubah dunia komputer, khususnya dunia bisnis. Seperti diketahui, akibat ulah Thuerk, menurut data Symantec terakhir, sekitar 80 persen email yang dikirimkan di seluruh dunia saat ini merupakan email spam.

Namun demikian, dalam sebuah wawancara, Thuerk mengaku kondisi saat ini bukanlah kesalahannya. “Anda tidak bisa menyalahkan Wright Brothers (penemu pesawat terbang, red) akibat kecelakaan pesawat yang terjadi saat ini,” ucapnya.

11 Produk Mengagumkan Yang Terbuat Dari Kayu



11. Half-Retro Half-Modern Wooden Car
Spoiler for 11:



10. Wooden Airplane
 
Spoiler for 10:



9. Tryane II Wooden Car
 
Spoiler for 9:



8. Luxury Wooden Phone
 
Spoiler for 8:



7. Japanese Wooden Car
 
Spoiler for 7:




6. Olympus 3D Wooden Camera
 
Spoiler for 6:



5. Antique Clock Case Mod
 
Spoiler for 5:



4. Asus Ecobook
 
Spoiler for 4:



3. Suissa’s Wooden Enlighten PC
 
Spoiler for 3:



2. Singulum Luxurious Wooden Notebook
 
Spoiler for 2:



Dan Juaranya Adalahh..
 
1. The Splinter
Spoiler for 1:


Cafe Dengan Pelayan Telanjang Dada (Topless) Diprotes Warga


Walau sejak didirikan tahun 2009 Cafe yangmemiliki layanan aneh tidak sewajarnya seperti cafe lainnya yaitu dilayani dengan pria dan wanita tanpa mengenakan atasan alias Topless ini menuai banyak kecaman bukan hanya dari warga sekitar yang merasa resah akan keberadaan Cafe ini tapi juga pihak berwenang setempat juga menyoal keberadaan Cafe ini.
Donald Crabtree (Kanan) pemilik Cafe Topless itu berpose didepan papan nama usahanya
Donald Crabtree (Kanan) pemilik Cafe Topless itu berpose didepan papan nama usahanya
The Grand View Topless Coffee Shop yang berada di Vassalboro, Maine Wilayah sebelah Timur Amerika adalah nama Cafe kontroversi ini. Bak pepatah anjing menggonggong kafilah berlalu, itulah yang membuat pemilik Cafe ini tetap buka sampai sekarang, cuek tidak menggubris protes keberadaan Cafe Topless ini. Sang pemilik Donald Crabtree benar-benar tidak peduli akan protes usaha miliknya.
Sang pemilik menjelaskan pada media setempat Maine Morning Sentinel yang dikutipruanghati.com mengungkapkan kalau dia hanya bermaksud memberikan kesenangan pada para pengunjungnya, kenapa harus dipermasalahkan?
Pelayan bertelanjang dada alias Topless inilah yang memicu protes dari warga sekitar
Pelayan bertelanjang dada alias Topless inilah yang memicu protes dari warga sekitar
Beragam upaya sabotase tidak membuat Mr Crabtree menyerah untuk mempertahankan Cafe Topless ini, beberapa kali upaya sabotase hingga pembakaran oleh pihak-pihak lain ditujukan pada usaha miliknya ini, tapi tetap saja dia bersikukuh untuk tetap eksis, wah ngotot sekali orang ini. Kebebasan yang ada di negerinya membuatnya merasa tidak bersalah untuk menjalankan usaha walau dipermasalahkan warga.

More